KUMPULAN PUISI 71 KATA CINTA KOTA
Rp85,000
Judul : 71 Kata Cinta Kota
Penulis : Noorca M. Massardi
BLURB :
Kumpulan puisi ini berisi 71 judul. Terdiri dari puisi perjalanan dengan nama-nama kota di seantero negeri dan nama-nama bunga. Masih banyak karya lainnya yang masih tersimpan. Menanti diterbitkan pada kesempatan yang akan datang, bila ada rezeki dan umur panjang. Jadi puisi-puisi ke 71 ini untuk menandai hari jadinya, 28 Februari 2025.
Kata Cinta Kotamenjadi istimewa dengan adanya sketsa yang dibuat oleh Rayni N. Massardi, istrinya. Sketsa-sketsa yang dalam pandangan saya surealis tis, itu seakan membayangi setiap puisi yang ada dalam buku ini. Mungkin ada sesuatu yang tersembunyi di dalam sketsa itu. Namun, sketsa adalah tetap sketsa. Tidak usah terlalu jauh untuk menafsirkan, bagaimana cara menerimanya, menghayatinya, kasar atau halus gores –
annya, kesenduan, jiwa yang memberontak, tentu tergambar di dalamnya. Sketsa, sebagaimana puisi, juga memiliki pesona tersendiri untuk dinikmati.
derai tawamu yang terus menjurai
seperti kembang di tepi sungai
mengantar aku ke dalam mimpi
berjumpa bidadari dan para dewi
yang membawakan aneka senyuman
dan mengukir cinta di dalam jiwa
maka jangan kamu tinggalkan aku
sebelum kita tiba di pelabuhan
(bukit kupang)
Description
Judul : 71 Kata Cinta Kota
Penulis : Noorca M. Massardi
BLURB :
Kumpulan puisi ini berisi 71 judul. Terdiri dari puisi perjalanan dengan nama-nama kota di seantero negeri dan nama-nama bunga. Masih banyak karya lainnya yang masih tersimpan. Menanti diterbitkan pada kesempatan yang akan datang, bila ada rezeki dan umur panjang. Jadi puisi-puisi ke 71 ini untuk menandai hari jadinya, 28 Februari 2025.
Kata Cinta Kotamenjadi istimewa dengan adanya sketsa yang dibuat oleh Rayni N. Massardi, istrinya. Sketsa-sketsa yang dalam pandangan saya surealis tis, itu seakan membayangi setiap puisi yang ada dalam buku ini. Mungkin ada sesuatu yang tersembunyi di dalam sketsa itu. Namun, sketsa adalah tetap sketsa. Tidak usah terlalu jauh untuk menafsirkan, bagaimana cara menerimanya, menghayatinya, kasar atau halus gores –
annya, kesenduan, jiwa yang memberontak, tentu tergambar di dalamnya. Sketsa, sebagaimana puisi, juga memiliki pesona tersendiri untuk dinikmati.
derai tawamu yang terus menjurai
seperti kembang di tepi sungai
mengantar aku ke dalam mimpi
berjumpa bidadari dan para dewi
yang membawakan aneka senyuman
dan mengukir cinta di dalam jiwa
maka jangan kamu tinggalkan aku
sebelum kita tiba di pelabuhan
(bukit kupang)







Reviews
There are no reviews yet.